Jumat, 10 Januari 2014

BERMALAM DI KOTAMU

Bermalam di kotamu yang dingin dan berdenyut
seperti seorang tentara mengarahkan bayonet
ke wajahku. Penuh kecemasan.

Aku datang dan bermalam di kotamu
hanya sebagai orang asing
kausekedar ingin mengusapku sekejap
dan melemparkanku begitu saja.

Bermalam di kotamu yang gelisah
kini tenang. Lampu-lampu laser
menyorotku. Aku seperti aktor
di panggung teater. Aku pun berkata
"Walikota, dapatkah kaumeniduri kotamu
malam ini? Karena kecemasan selalu memburuku"

Kotamu memiliki beribu malam
di antaranya ketakutan
yang mengendap.

Lewat tengah malam
aku bawakan keliaran
untuk pacarku.

Bermalam di kotamu
zakarku terbakar.

/2005/

Kamis, 09 Januari 2014

KETERASINGAN

Kaubudak kecil
tak akan bertanya mengapa
begitu terasing di lorong sempit
tersudut sebab kemiskinan
bersama orang kardusan.

Mengapa berliku
seperti lorong dari luka kota.

Saat inilah kaubeban seseorang
kautahu itu kenapa orang jeghu jadi kacau?
itu karena mereka selalu merutuk.

Rabu, 08 Januari 2014

DINI HARI

Kesibukan datang kepada yang hidup
menyelesaikan  dini hari penuh cahaya
gelap berlalu
meninggalkanmu
sedang aku ingin mandi
cahaya.

 /2005/

Rabu, 14 September 2011

PULO KEMARO


Perahu-perahu Jukung
menghilir. Sungai berarus lambat
dari bawah pohon
kita memandang

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda